Hadir Sebagai Pembina Upacara, Ini Pesan Brimob Kepada Siswa-Siswi MAN 1 Sintang


Brimob Kabupaten Sintang hadir sebagai pembina upacara bendera dan memberikan pesan kepada Siswa-Siswi MAN 1 Sintang pada Senin (22/01/2024).

Ibda Rohmad dalam sambutannya menyampaikan agar menjaga sopan santun, menghindari narkoba, tertib dalam berlalu lintas serta tidak melakukan tindakan bullying terhadap siapa pun.

“Sikap yang sudah seharusnya dibiasakan semenjak kecil yakni adalah sopan santun. Seperti diketahui, sopan santun merupakan akhlak terpuji. Tidak hanya itu, pertama kali bertemu dengan seseorang pasti yang dinilai adalah akhlaknya atau sopan santun ini, bukan lulusannya, pangkat, jabatan atau yang lainnya,” kata Ibda Rohmad.


Ibda Rohmad mengajak kepada seluruh siswa-siswi MAN 1 Sintang untuk terus belajar dan berlatih untuk menerapkan sikap sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai insan yang mulia, pastinya kita ingin mendapat perlakuan sopan dari orang-orang yang berada di sekitar kita. Maka itu, kita harus penuhi dulu hak mereka untuk mendapatkan sikap sopan dan santun dari kita sebagai wujud akhlak kita dalam berhubungan dengan setiap orang. Dengan begitu, Insyaallah akan terwujud sikap yang saling menghargai dan menghormati terhadap sesamanya,” pesannya.

Ibda Rohmad  melanjutkan, kami juga ingin memberikan saran untuk menghindari narkoba melalui kegiatan yang sehat, seperti berolahraga atau bergabung dengan kelompok pemuda yang positif dan kreatif.

“Selain itu, penting bagi kita untuk memilih teman yang baik dan menjauhi teman yang berpotensi mengajak kita terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Saya berharap agar semua orang di sini tidak menggunakan narkoba, karena selain berdampak buruk bagi tubuh, penggunaan narkoba juga melanggar hukum negara,” harapnya.


Kemudian, Ibda Rohmad mengimbau untuk mematuhi tata tertib berlalu lintas. Perlu disadari bahwa saat di jalan raya, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan diri sendiri dan juga orang lain yang berada di sekitar kita.

“Berlalu lintas bukanlah hanya sekadar aturan yang harus dipatuhi, tetapi juga sebuah kewajiban untuk melindungi nyawa dan harta benda kita. Dan, ada nyawa orang lain yang bisa terancam jika kita tidak tertib berlalu lintas,” himbaunya.

Terakhir, Ibda Rohmad menyampaikan untuk tidak melakukan bullying. Menurutnya, bullying adalah tindakan maupun perilaku yang dilakukan untuk menyakiti seseorang baik itu guru, siswa, dan sebagainya. Bullying dapat dilakukan secara perorangan maupun berkelompok dalam beberapa bentuk.


Pertama, bullying secara fisik seperti memukul, menampar, memalak, atau meminta dengan paksa. Kedua, bullying secara verbal seperti memaki, menggosip, hingga mengejek. Ketiga, bullying secara psikologis seperti mengintimidasi, mengucilkan, mengabaikan, dan mendiskriminasi.

“Itulah amanat upacara yang bisa saya sampaikan kepada anak-anak, selaku pembina upacara. Semoga kita semua bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” tutupnya.

Pada upacara bendera kali ini, yang bertindak sebagai petugas yakni OSIM, MPK dan Paskibra MAN 1 Sintang, diikuti oleh seluruh siswa-siswi, kepala madrasah, wakil kepala madrasah, dewan guru serta tenaga kependidikan MAN 1 Sintang.

(Sukardi)

Posting Komentar

0 Komentar